SEKATOJAMBI.COM, TANJABTIM – Keamanan laut tak bisa dijaga dari balik kantor. Prinsip itu ditegaskan Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Jambi, Kombes Pol Dhovan Oktavianton, saat turun langsung menyapa masyarakat pesisir Kelurahan Kampung Laut, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, dalam kegiatan Sambang Nusa Presisi, Selasa (11/2/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat pesisir yang selama ini berada di garda terdepan wilayah perairan. Turut mendampingi Kabagbinopsnal Ditpolairud Polda Jambi AKBP Lukman, personel Satpolairud Polres Tanjab Timur, serta unsur TNI Angkatan Laut dan Basarnas.
Di hadapan warga yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan, Kombes Pol Dhovan menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah laut dan pesisir.
“Sinergi aparat dan masyarakat sangat penting. Dengan saling berbagi informasi, potensi gangguan kamtibmas di wilayah perairan dapat dicegah sejak dini,” tegas Dhovan.
Menurutnya, wilayah perairan memiliki tantangan tersendiri, mulai dari potensi tindak pidana penyelundupan, pencurian hasil laut, hingga kecelakaan laut akibat faktor cuaca dan kelalaian. Karena itu, pendekatan persuasif dan komunikasi yang intens menjadi kunci pencegahan.
Ia menegaskan, kehadiran Polairud tidak semata menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga membangun kepercayaan dan kedekatan dengan masyarakat. Program Sambang Nusa Presisi, kata dia, dirancang untuk memastikan negara hadir hingga ke wilayah terluar dan pesisir.
Kehadiran unsur TNI AL dan Basarnas dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas institusi dalam menjaga keamanan dan keselamatan laut. Koordinasi terpadu dinilai krusial, terutama dalam menghadapi situasi darurat seperti kecelakaan kapal atau cuaca ekstrem.
Selain dialog dan penyampaian pesan kamtibmas, Dirpolairud Polda Jambi juga menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat pesisir yang hadir. Bantuan itu diberikan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus dukungan terhadap kesejahteraan warga di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat pesisir.
Warga Kampung Laut menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka berharap komunikasi yang telah terbangun dapat terus berlanjut, sehingga setiap persoalan di wilayah perairan dapat segera ditindaklanjuti.
Kegiatan Sambang Nusa Presisi ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan menjadi pola kerja berkelanjutan dalam membangun keamanan berbasis partisipasi masyarakat. Di wilayah yang berbatasan langsung dengan laut, kolaborasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.
































